Pendidikan merupakan faktor utama
dalam pembentukan pribadi manuia. Pendidikan sangat berperan dalam membentuk
baik atau buruknya pribadi manusia menurut ukuran normatif. Disisi lain proses
perkembangan dan pendidikan manusia tidak hanya terjadi dan dipengaruhi oleh
proses pendidikan yang ada dalam sistem pendidikan formal ( sekolah ) saja.
Manusia selama hidupnya selalu akan mendapat pengaruh dari keluarga, sekolah,
dan masyarakat luas. Ketiga lingkunga itu sering disebut sebagai tripusat
pendidikan. Dengan kata lain proses perkembangan pendidikan manusia untuk
mencapai hasil yang maksimal tidak hanya tergantung tentang bagaimana sistem
pendidikan formal dijalankan. Namun juga tergantung pada lingkungan pendidikan
yang berada diluar lingkungan formal.
Pendidikan adalah usaha sadar dan
terencan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran atau
pelatihan agar peserta didik scara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya
supaya memiliki kekuatan spritual keagamaan, emosional, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya dan masyarakat.
Dilihat dari segi anak didik, tampak
bahwa anak didik secara tetap hidup di dalam lingkungan masyarakat tertentu tempat
ia mengalami pendidikan. Salah satunya yaitu lingkungan tersebut meliputi
lingkungan keluarga.
Keluarga merupakan pengelompokan
primer yang terdiri dari sejumlah kecil orang karena hubungan searah. Keluarga
itu dapat berbentuk keluarga inti ( ayah, ibu, dan anak ). suasana kehidupan
keluarga merupakan tempat yang sebaik-baiknya untuk melakukan pendidikan
individual maupun pendidikan sosial.
Keluarga merupakan lembaga
pendidikan tertua, bersifat informal, yang pertama dan utama dialamai oleh anak
serta lembaga pendidikan yang bersifat kodrati orang tua bertanggung jawab
memelihara, merawat, melindungi, dan mendidik anak agar tumbuh dan berkembang
dengan baik. Pendidikan keluarga
berfungsi Sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak, Menjamin kehidupan
emosional anak, Menanamkan dasar pendidikan moral, Memberikan dasar pendidikan
sosial, dan Meletakkan dasar-dasar pendidikan agama bagi anak-anak.
Jadi lingkungan keluarga sebagai
dasar pembentukan sikap dan sifat manusia. Proses mencapai tujuan pendidikan
untuk menghasilkan manusia yang unggul baik secara pribadi maupun
penguasaan ilmu pengetahuan tidak hanya tergantung tentang bagaiamana sistem
pendidikan dijalankan oleh lingkungan pendidikan formal. Namun juga dipengaruhi
oleh lingkungan keluarga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar